Selasa, 09 Agustus 2016

Materi Kewirausahaan

  • PT atau Perseroan terbatas merupakan badan usaha dan besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar.
  • Firma adalah asosiasi antara dua atau lebih individu sebagai pemilik untuk menjalankan perusahaan dengan tujuan mendapatkan laba. Untuk mendirikan persekutuan firma tidak dibutuhkan pengakuan resmi dari instansi pemerintah.
  • Pengertian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)| Dalam pengertian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menurut definisi para ahli mengatakan bahwa pengertian badan usaha milik negara adalah badan usaha yang modalnya berasal dari kekayaan negara. Berdasarkan Undang-Undang RI No.19 Tahun 2003 mengatakan bahwa pengertian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalahBadan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara di pisahkan. Badan Usaha Milik Negara memiliki berbagai macam bentuk perusahaan, tahukah, apa itu badan usaha ??. sebelumnya telah dibahas pengertian badan usaha dan jenis-jenis badan usaha . Menurut Undang-Undang No.9 Tahun 1969, ada tiga macam bentuk perusahaan negara, yaitu perusahaan jawatan (perjan), perusahaan umum (perum), dan perusahaan perseroan (persero)
  •  koperasi berasal dari bahasa asing co-operation. (Co = bersama, operation = usaha), koperasi berarti usaha bersama, misalnya Koperasi Unit Desa (KUD) artinya usaha bersama masyarakat di satu wilayah desa, Koperasi Karyawan artinya usaha bersama para karyawan.
  • BUMS adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Badan usaha memiliki fungsi dan peranan yang terbagi-bagi atas berbagai macam-macam atau jenis-jenis bentuk BUMS. Tujuan BUMS adalah mencari keuntungan seoptimal mungkin dalam mengembangkan usaha dan modalnya serta membuka lapangan kerja. Berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 pada badan usaha milik swasta yang berbunyi bahwa bidang-bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.
  • Persekutuan adalah suatu penggabungan diantara 2 orang [badan] atau
    lebih dengan tujuan untuk memiliki bersama sama dan menjalankan
    suatu perusahaan guna mendapatkan keuntungan atau laba.
  • Yayasan/lembaga adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu dibidan sosial, agama, dan kemanusian, yang mempunyai anggota.
  • Bentuk Usaha Tetap (disingkat BUT) adalah salah satu Wajib Pajak yang menempati kedudukan khusus dalam sistem perpajakan di Indonesia. BUT adalah termasuk Wajib Pajak Luar Negeri. Oleh karenanya pengertian BUT akan bersinggungan dengan sistem perpajakan dari negara lain sehingga BUT juga merupakan salah satu hal yang menjadi bahasan dalam perjanjian perpajakan dengan negara lain.

materi menerapkan efek khusus pada objek produksi

Proyek Bus 'Mengangkang' di China Sekadar Tipuan?



Bus 'mengangkang' China baru saja jadi sorotan ketika melakukan uji coba di jalan raya. Kemunculannya memberikan 'angin segar' solusi transportasi massal jalan raya yang tak menambah macet.
Namun, belakangan, berita-berita susulan yang datang bertubi-tubi justru berdampak negatif pada bus inovatif tersebut.
Bahkan, media China menyebutnya tidak layak dan sekedar penipuan (scam). Terlebih lagi, kendaraan Transit Elevated Bus (TEB) yang pertama sudah dikunci, semua pengujian ditunda, dan pabriknya pun tidak ada.
Perusahaan pembuatnya dilaporkan sedang dihadapkan pada masalah keuangan. Dikutip dari Shanghaiist.com pada Rabu (10/8/2016), Huaying Kailai yang merupakan induk TEB, menggalang dana melalui platform permodalanpeer-to-peer (P2P) secara daring dan laporan ECNS menyebutkan mereka telah meraup hingga miliaran yuan.
Namun demikian, perusahaan itu hanya pernah memulai 2 proyek yang biaya keduanya tidak lebih dari 200 juta yuan (Rp 3,9 miliar). Pelaksanaan "internal test run" beberapa saat lalu diduga memiliki tujuan yang sama.
Perusahaan itu mengaku melakukan pengujian sistem pengereman, aliran udara, dan konsumsi daya. Tapi, hanya ada secuil informasi yang menjadi bukti kebenaran proyek tersebut.
Badan penelitian dan pengembangan (litbang) disebut-sebut akan dibangun di pelabuhan Zhoukou di Henan, tapi para jurnalis dari kantor berita pemerintah China Xinhua yang datang ke tempat itu hanya menemukan kawasan terlantar.
Tidak ada bus 'mengangkang', tidak ada bangunan. Hanya ada beberapa anak kecil bermain-main di lapangan. Ternyata, TEB belum menandatangani kontrak apapun dengan pemerintah setempat.
Memang benar, perusahaan itu menyewa seruas jalan sepanjang 300 meter di Qinhuangdao untuk melakukan "uji jalan", tapi penyewaan itu akan selesai di akhir bulan dan tidak ada kejelasan tentang perpanjangan kontrak.
Beberapa "kontrak" dan "rekanan" dengan beberapa lembaga pemerintah yang digembar-gemborkan selama ini ternyata belum lengkap atau sekedar fiksi.
Bukan hanya itu, Huaying Group bahkan tutup mulut tentang bus ajaib mereka. Seorang pegawai perusahaan yang berkedudukan di Beijing mengungkapkan bahwa seorang investor harus membuat perjanjian dengan petugas penjualan untuk mendapatkan pengenalan tentang proyek tersebut.
Menurut laporan People's Daily, salah satu daya tarik untuk menanam modal pada TEB adalah karena perusahaan tersebut menjanjikan imbal balik tahunan sebesar 12 persen.
Beberapa penanam modal sudah cukup ketar-ketir sehingga mulai meminta pengembalian uang mereka.
Kata seorang investor kepada Beijing News, "Saya dan istri menanam lebih dari 1 juta yuan di Huaying Kailai secara daring sejak 2014 dengan imbal tahunan sebesar 16 persen. Tapi kami ingin uang kami dikembalikan sekarang setelah membaca berita buruk tentang platform daring tersebut."

Senin, 08 Agustus 2016

materi fisika (hambatan)

Apa Itu Hambatan?

Hambatan (resistor) adalah komponen dari rangkaian listrik yang berfungsi menhambatarus listrik. Sebuah resistor mempunya dua terminal listrik yang dirancang untuk menghambat arus dan menurunkan tegangan. Komponen listrik ini banyak dipakai untuk sistem pengamanan komponen listrik agar tidak rusak karena arus dan tegangan yang berlebih. Hambatan diukur dengan satuan Ohm (lambang Ω). (baca : apa itu hukum ohm)

Rangkaian Susunan Hambatan

Hambatan dapat disusun atau dirangkai dengan 3 cara: seri, pararel dan gabungan antara seri dan pararel. Masing-masing susunan punya karakteristik dan ketentuan masing-masing.

A. Susunan Hambatan Seri

Berikut ilustrasi rangkaian hambatan seri :
rangkaian susunan hambatan seriPada hambatan yang disusun seri berlaku rumus dan ketentuan sebagai berikut.
1. Hambatan pengganti pada rangkaian seri sama dengan jumlah dari setiap hambatan yang ada pada rangkian tersebut. Berlaku rumus
Rs = R1 + R2 + R3 + R4 + R5 + …. + Rn
2. Kuat arus yang melewati tiap-tiap hambatan adalah sama. Nilai hambatan tersebut sama pula dengan nilai hambatan penggantinyal
I1 = I2 = I3 = I4 = … = Is
3. Tegangan pada hambatan pengganti sama dengan penjumlahan semua tegangan pada tiap-tiap hambatannya.
Vs = V1 + V2 + V3 + V4 + … + Vn
4. Tegangan pada tiap-tiap hambatan sebanding dengan hambatannya. Jadi semakin besar hambatan akan semakin besar pula tengangannya.
V1 : V2 : V3 : .. :Vn = R1 : R2 : R3 : …. : Rn
Manfaat Susunan Hambatan Seri
Hambatan disusun secara seri berguna untuk meperbesar hambatan serta membagi tegangan. Dari pengamatan rumus di atas terlihat bahwa hambatan yang dirangkai seri akan punya hambatan pengganti yang lebih besar dan akan memperkecil tegangan.
Contoh Soal
Sobat punya empat buah hambatan yang masing-masing bernilai 50 ohm dan dirangkai secara seri. Kemudian pada ujung-ujungnya dihubungkan dengan sumber tegangan 30 Volt. Tentukanlah kuat arus yang mengalir pada rangkaian tersebut!
gambar soal rangkaian seri
Ilustrasi Soal
Jawab
Pada rangkaian seri besarnya kuat arus pada tiap-tiap hambatan adalah sama besar. Jadi sobat tentukan nilai hambatan pengganti.
Rs = R1 + R2 + R3 + R4
Rs = 50 + 50 + 50 + 50
Rs = 200 ohm
V = I x R
I = V/Rs = 30/200 = 0,15 Ampere

b. Susunan Hambatan Pararel

Bagaimana bentuk susunan pararel hambatan bisa sobat amati dalam ilustrasi di bawah ini.
rangkaian susunan hambatan pararel
Pada susunan pararel berlaku rumus dan ketentuuan
1. Hambatan pengganti pada susunan pararel dapat dihitung dengan persamaan
rumus resistor pengganti rangkaian pararel
Sobat dapat memodifikasi rumus di atas sehingga bisa didapat alternatif rumus cepat sebagai berikut:
– Jika dalam rangkaian susunan pararel hanya ada dua hambatan R1 dan R2 maka total hambatan penggantinya dapat dihitung menggunakan rumus
rumus cepat 1
- Jika dalam rangkaian terdapat n hambatan dengan nilai hambatan sama besar maka total hambatan penggantinya dalah
rumus cepat 22. Besarnya kuat arus yang melalui hambatan pengganti sama dengan jumlah keseluruhan kuat arus pada setiap hambatannya.

Ip = I1 + I2 + I3 + I4 + … + In
3. Besarnya tegangan pada setiap hambatan adalah sama. Nilai tersebu sama pula dengan tegangan pada hambatan penggantinya.

Vp = V1 = V2 = V3 = …. = V4
4. Kuat Arus yang melalui masing-masing hambatan berbanding terbalik dengan besarnya hambatan tersebut.
kuat arus berbanding terbalik dengan hambatan
Manfaat Susunan Hambatan Pararel
Rangkaian pararel dari hambatan-hambatan dimanfaatkan untuk memperkecil hamatan karena hambatan pengganti nilainya akan lebih kecil dari nilai tiap hambatan. Ia juga bermanfaat untuk membagi arus.
Contoh Soal
soal susunan pararel
Dari ilustrasi di atas coba sobat hitung besarnya
a. RAB = …?
b. VAB = …?
c. I1, I2, dan I3 = …?
Jawab
dari ilustrasi di atas besarnya
Ip = 12 Ampere
R1 = 2 Ω
a. 1/RAB = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3  =  1/2 + 1/3 + 1/6 = 3/6 + 2/6 + 1/6 = 6/6
jadi RAB = 1 ohm
b. VAB = Ip x RAB = 12 x 1 = 12 volt
c. Hambatan disusun secara seri sehingga beda potensial di tiap titik adalah sama
VAB = V1 = V2 = V3 sehingga
V1 = I1 . R1
12 = I1 . 2
I1 = 6 ampere
V2 = I2 . R2
12 = I2 . 3
I2 = 4 ampere
V3 = I3 . R3
12 = I3 . 6
I3 = 2 ampere

Perbedaan Rangkaian atau Susunan Hambatan Seri dan Pararel

Untuk memudahkan sobat mengingat perbedaan dari kedua tipe sususnan di atas, kami sajikan dalam tabel perbedaan di bawah ini.
AspekSusunan SeriSusunan Pararel
Hambatan PenggantiRs = R1 + R2 + R3 + R4 + R5 + …. + Rn rumus resistor pengganti rangkaian pararel
Kuat Arus PenggantiI1 = I2 = I3 = I4 = … = IsIp = I1 + I2 + I3 + I4 + … + In
Tegangan PenggantiVs = V1 + V2 + V3 + V4 + … + VnVp = V1 = V2 = V3 = …. = V4
Fungsi Susunanmemperbesar hambatan dan membagi teganganmemperkecil hambatan dan membagi arus

c. Susunan Gabungan Hambatan Seri dan Pararel

Seperti namanya, susunan ini buka jenis susunan hambatan baru melainkan hanya gabungan antara susunan seri dan pararel. Rumus dan ketentuan yang berlaku sama dengan rumus dan ketentuan yang digunakan pada susunan seri dan pararel. Untuk lebih jelasnya yuk simak contoh berikut
rangkaian gabungan seri dan pararel
Rangkaian Gabungan
Ada lima buah hambatan disusun secara gabungan seri dan pararel. Untuk mencari berapa total hambatan pengganti rnakaian tersebut dapat sobat cari dengan langkah-langkah berikut:
  1. R2 dan R3 seri maka hambatan penggantinya Rs = R2 + R3
  2. Rs, R4, dan R5 pararel maka hambatan penggantinya 1/Rp = 1/Rs + 1/R4 + 1/R5
  3.  R1 dan Rp adalah seri maka Rtotal = R1 + Rp.

materi memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya

Pengertian Tata Cahaya


Tata cahaya adalah seni pengaturan cahaya dengan mempergunakan peralatan pencahayaan agar kamera mampu melihat obyek dengan jelas, dan menciptakan ilusi sehingga penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu kejadian yang dipertunjukkan dalam suatu pementasan. Seperti halnya mata manusia, kamera video membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa berfungsi secara efektif. Dengan pencahayaan penonton akan bisa melihat seperti apa bentuk obyek, di mana dia saling berhubungan dengan obyek lainnya, dengan lingkungannya, dan kapan peristiwa itu terjadi.

Kerja kamera elektronik sangat dipengaruhi oleh sistem pencahayaan . Hal ini sesuai dengan karakter sistem proses perekaman gambar oleh kamera elektronik, sehingga masalah-masalah mengenai tata cahaya sangatlah penting peranannya dalam sebuah kegiatan perekaman gambar.

Cahaya menurut sumbernya dibedakan dalam Cahaya bersumber dari alam, seperti cahaya matahari ( natural light/daylight) dan Cahaya yang diciptakan atau bersumber dari lampu, api (artifisial light/tungsten)

Sumber cahaya itu sendiri mempunyai karakteristik jenis cahaya dan intensitas cahaya yang bermacam-macam. Kita abaikan dulu permasalahan ini, kita coba untuk memperlakukan sebuah sistem yang aplikatif terhadap kerja kamera.Seperti teori dasar tata cahaya. Dalam setiap pengambilan gambar dipengaruhi oleh kondisi tata cahaya yang ada, apapun kondisinya tetapi hasilnyapun juga mengikuti kondisi tata cahaya tersebut. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal maka kita dapat mengikuti teori dasar tata cahaya yang berlaku, walaupun pada praktek kerja kita dapat mengembangkan kreasi kita sesuai keinginan dan hasil yang akan dicapai. 

materi matematika (median)

MEDIAN (ME)

Pada data tunggal, penghitungan median cukup mudah. Data diurutkan berdasarkan nilai datanya mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Kemudian median bisa diketahui langsung dari nilai tengah urutan data tersebut.

Namun pada data berkelompok, cara tersebut tidak bisa digunakan. Data berkelompok merupakan data yang berbentuk kelas interval, sehingga kita tidak bisa langsung mengetahui nilai median jika kelas mediannya sudah diketahui.

Oleh karena itu, kita harus menggunakan rumus berikut ini.



Me = median
xii = batas bawah median
n = jumlah data
fkii = frekuensi kumulatif data di bawah kelas median
fi = frekuensi data pada kelas median
p = panjang interval kelas

Contoh soal:

Sebanyak 26 orang mahasiswa terpilih sebagai sampel dalam penelitian kesehatan di sebuah universitas. Mahasiswa yang terpilih tersebut diukur berat badannya. Hasil pengukuran berat badan disajikan dalam bentuk data berkelompok seperti di bawah ini.



Hitunglah median berat badan mahasiswa!

Jawab:

Sebelum menggunakan rumus di atas, terlebih dahulu dibuat tabel untuk menghitung frekuensi kumulatif data. Tabelnya adalah sebagai berikut.



Selanjutnya adalah menentukan nilai-nilai yang akan digunakan pada rumus.

Jumlah data adalah 26, sehingga mediannya terletak di antara data ke 13 dan 14. Data ke-13 dan 14 ini berada pada kelas interval ke-4 (61 – 65). Kelas interval ke-4 ini kita sebut kelas median.

Melalui informasi kelas median, bisa kita peroleh batas bawah kelas median sama dengan 60,5. Frekuensi kumulatif sebelum kelas median adalah 9, dan frekuensi kelas median sama dengan 5. Diketahui juga, bahwa panjang kelas sama dengan 5.

Secara matematis bisa diringkas sebagai berikut:
xii = 60,5
n = 26
fkii = 9
fi = 5
p = 5

Dari nilai-nilai tersebut dapat kita hitung median dengan menggunakan rumus median data berkelompok.



Sehingga median berat badan mahasiswa adalah 64,5 kg.

Sabtu, 06 Agustus 2016

IPS

Bentuk struktur sosial dalam masyarakat dapat dilihat dari beberapa sudut, di antaranya sebagai berikut.
1.  Dilihat dari Sifatnya
Bentuk struktur sosial suatu masyarakat dapat dibedakan menjadi struktur sosial yang kaku, struktur sosial yang luwes, struktur sosial formal, dan struktur sosial informal.
a.  Struktur Sosial Kaku
Struktur sosial kaku merupakan bentuk struktur sosial yang tidak dapat dirubah atau sekurang-kurangnya masyarakat menghadapi kesulitan besar untuk melakukan perpindahan status atau kedudukannya.struktur sosial seperti ini biasanya terdapat pada masyarakat yang menganut sitem kasta.
b.  Struktur Sosial Luwes
Bentuk struktur sosial ini merupakan kebalikan dari struktur sosial kaku. Pada struktur sosial ini masyarakat bebas bergerak melakukan perubahan.
c.  Struktur sosial Formal
Merupakan suatu bentuk struktur sosial yang diakui oleh pihak yang berwenang.
d.  Struktur Sosial Informal
Merupakan kebalikan dari struktur sosial formal, yaitu struktur sosial yang nyata ada berfungsi tetapi tidak memiliki ketetapan hukum dan tidak diakui oleh pihak berwenang.
2.  Dilihat dari Identitas Keanggotaan Masyarakatnya
Bentuk struktur sosial ini dapat dibedakan menjadi struktur sosial yang homogen dan        struktur sosial yang heterogen.
a.  Struktur Sosial Homogen
Pada struktur sosial yang homogen memiliki latar belakang kesamaan identitas dari setiap anggota masyarakatnya, seperti kesamaan ras, suku bangsa, ataupun agama.
b.  Struktur Sosial yang Heterogen
Struktur sosial ini ditandai oleh keanekaragaman identitas anggota masyarakatnya. Struktur sosial yang heterogen memiliki latar belakang ras, suku, ataupun agama yang berbeda dari para anggota masyarakatnya.
3.  Dilihat dari Ketidaksamaan Sosial
Bentuk struktur sosial berdasarkan ketidaksamaan sosial adalah pengelompokkan manusia secara horizontal dan vertikal. Pengelompokkan ini bisa berdasarkan ciri fisik yang meliputi jenis kelamin, bentuk dan tinggi tubuh, warna kulit, rambut, dan sebagainya. Juga berdasarkan ciri non fisik atau ciri sosial budaya, meliputi kecerdasan, keterampilan, motivasi, minat dan bakat.

materi penjas

KEBUGARAN JASMANI

A. Pengertian Kebugaran
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan seseorang untuk mengerjakan tugas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih mempunyai tenaga cadangan untuk melaksanakan tugas-tugas berikutnya.
Untuk mendapatkan kebugaran jasmani yang baik, kita harus melatih semua komponen dasar kebugaran jasmani. Ada tiga hal penting dalam kebugaran jasmani secara umum (1) Fisik , (2) Peranan organ (3) Respon otot.


 Tiga hal tersebut dapat dijelaskan sebagaimana seperti berikut ini:
1. Fisik, yaitu berkenaan dengan tulang, otot dan bagian tubuh yang lain.
2. Fungsi organ, yaitu berkenaan dengan efisiensi jantung , pembulu darah, pernafasan, dan peranan dari organ besar tubuh lainnya.
3. Respon otot, yaitu merupakan daerah ketiga dari kebugaran jasmani dan menjadi perhatian khusus karena berhubungan dengan kegiatan-kegiantan dari otot rangka dan otot halus. 

B. Hakekat Kebugaran Jasmani

Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat memenentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas sehaei-hari. Semakin tinggi kebugaran jasmani seseorang semakin tinggi pula kemampuan kerja fisiknya . denga kata lain hasil kerja kian produktif jika kebugaran jasmaninya kian meningkat .
Program latihan kebugaran jasmani perlu direncanakan secara sistematis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan kmampuan kerja tubuh. Proses latihan kebugaran jasmani yang dilakukan secara cermat, teratur dan tepat akan dapat meningkatkan tingkat kebugaran jasmani secara otomatis . hal ini akan menyebabkan seseorang kian terampil, kuat dan efisien dalam kerjanya.

Template by:

Free Blog Templates